SITIALYA AMIRA SYARIFAH. Proses Pemeriksaan Produk Akhir Keju Mozzarella di PT Bukit Baros Cempaka, Sukabumi. Process of Inspecting the Final Mozzarella Cheese at PT Bukit Baros Cempaka, Sukabumi. Dibimbing oleh DEWI SARASTANI. PT Bukit Baros Cempaka (PT BBC) merupakan perusahaan yang bergerak di industri pengolahan susu. Pabrikkeju Baros yang dikelola oleh PT Bukit Baros Cempaka (BBC) adalah produsen keju Gouda lokal yang terletak di desa Sasagaran, Kebon Pedes, Kota Sukabumi. Di pabrik ini, kita dapat melihat secara langsung bagaimana keju diproses dan diolah. Kelompok Pekka DetailLengkap Wisata Bukit Baros Cempaka Sukabumi yang Keren Mulai dari Harga Tiket Masuk, Alamat dan Rute Wisata dahulunya tempat wisata ini adalah pabrik pembuatan keju yang berada di Sukabumi, Jawa Barat. tetapi, karena semakin lama produk keju tersebut semakin terkenal banyak orang yang penasaran dan mengunjungi pabrik ini. Selainpabrik keju, di bukit baros ini anda akan menyaksikan pula pabrik pakan ternak, kebun tanaman hias, dan petrnakan sapi perah yang memproduksi susu untuk bahan baku keju. Terletak di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut dengan luas hampir 15 hektare dan dipagari derasnya sungai cimandiri, pemandangan yang ditawarkannya Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. Rasa penat sering kali timbul akibat kegiatan sehari-hari yang padat dan juga melelahkan, untuk mengobatinya bisa dengan berbagai cara termasuk mengunjungi tempat rekreasi, salah satunya Bukit Baros di masih banyak yang belum mengetahui tempat rekreasi ini, terlebih yang tinggal di luar Sukabumi. Walau begitu namun tidak ada salahnya menjadikan kawasan ini sebagai tujuan berlibur, apalagi suasana alamnya yang tenang dapat menenangkan ini sendiri merupakan kawasan wisata yang menyuguhkan pemandangan alam. Berbagai pohon yang menjulang tinggi akan menemani setiap langkah pengunjung yang berwisata ke tempat pardianti17Jika kamu berencana pergi ke Sukabumi maka bisa menetapkan bukit ini sebagai salah satu tujuan wisata, berikut ini beberapa informasi yang mungkin bisa berguna sebelum Wisata Bukit Baros CempakaDengan luas area sekitar kurang lebih 32 hektar, bukit baros yang tadinya adalah salah satu kawasan tempat pabrik keju di Sukabumi kemudian disulap menjadi tempat rekreasi yang wisata yang dibuat sejak tahun 2017 ini didukung kondisi sekitarnya yang dipenuhi pepohonan besar. Nuansa alam tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menjadikannya sebagai spot foto selfie di area hutan anis_azqDeretan pohon pinus yang menghiasi tempat ini mengingatkan kita akan objek wisata lain yang hampir sama di kota Jogja yakni hutan pinus mangunan, hutan pinus pengger, hutan pinus asri hingga bukit moko di dihuni oleh pepononan besar maka udaranya cukup menyegarkan, suasana ini cocok untuk kamu yang hidup di daerah perkotaan yang selalu ditemani suara bising dan polusi di Bukit Baros SukabumiWisatawan yang mengunjungi wisata bukit baros cempaka tidak hanya dapat melihat kumpulan pohon yang menjulang tinggi namun juga bisa melakukan banyak kegiatan seru, diantaranyaBerfoto SelfieKawasan ini memang didesain kekinian dengan menambahkan berbagai spot foto yang instagramable. Konsep ini muncul karena tren masyarakat yang lagi gemar-gemarnya berburu foto di spot yang banyak spot unik yang siap dijadikan objek foto oleh setiap pengunjung yang datang. Salah satu spot favorit di tempat ini yakni bangunan yang mirip kastil, payung yang digantung, gardu pandang, sayap kupu-kupu dan lain niaramdaniaaDengan banyaknya spot yang dihadirkan ditambah nuansa alam sekitarnya yang dipenuhi pepohonan rindang tentu akan menghasilkan foto yang terlihat unik dan Suasana HutanKarena dikelilingi pepohonan yang tinggi dan rindang tentu hawa dikawasan ini cukup menyejukkan, oleh karena itu pengunjung bisa berjalan-jalan melewati jalan setapak sambil menikmati suasananya yang outbound juga menjadi salah satu daya tarik dari kawasan ini. Pengunjung bisa mencoba berbagai kegiatan outbound yang ditawarkan seperti rafting di sungai Cimandiri dan lain sebagainya. Sudah ada paket outbound dengan harga bervariasi yang bisa dipilih sesuai yang suka bermalam di alam terbuka bisa mencobanya di camping ground bukit baros. Menikmati suasana malam yang dikelilingi pepohonan besar merupakan pengalaman yang menarik untuk agnestika18Melihat Kebun Teh dan KopiDi kawasan ini terdapat perkebunan teh dan kopi. Wisatawan yang datang bisa melihat secara dekat perkebunan yang ditanami teh serta kopi. Tidak hanya itu saja, kita juga bisa melihat proses Area Peternakan SapiDi kawasan bukit ini terdapat sebuah peternakan sapi, nah wisatawan dapat melihat peternakan tersebut secara langsung dan bahkan bisa menyaksikan proses pemerahan susu segar dari sapi yang Juga Panorama Situ Gunung Suspension BridgeFasilitas Wisata Bukit Baros CempakaJika belum memiliki tujuan wisata saat akhir pekan atau hari libur sekolah maupun lebaran bisa mencoba berekreasi di bukit baros cempaka. Di tempat tersebut ada berbagai fasilitas untuk para wisatawan yang maxone_jalanjalanSelain terdapat fasilitas umum seperti area parkir kendaraan, toilet dan lain sebagainya, ada juga fasilitas penunjang, diantaranya adalah sebagai BambuVilla KontainerTenda KaswariKebun TehKebun KopiHutan PinusPabrik KejuFamily OutboundRaftingCampingMini ZooCafe CimandiriDengan adanya fasilitas yang tersedia, diharapkan wisatawan bisa nyaman dan betah saat berwisata di bukit ini, terlebih suasana alamnya yang sejuk cocok untuk menghilangkan penat dari segala kegiatan yang memasuki tempat rekreasi ini pengunjung perlu membayar biaya masuknya terlebih dahulu, berikut ini besaran harga tiket masuknya sebagai referensi sebelum MasukRp membayar biaya masuk tersebut sudah termasuk gratis minuman, namun harga di atas dapat berubah kapan saja sesuai ketentuan terbaru dari pihak Juga Wisata Pantai Ujung Genteng SukabumiJam buka atau jam operasionalnya dibuka setiap hari dari Senin s/d Minggu mulai pukul Bukit Baros SukabumiObjek wisata dengan alamat Kampung Cihuis, Sasagaran, Kebon Pedes, Kota Sukabumi, Jawa Barat ini jaraknya hanya sekitar kurang lebih 10 km dari pusat kota belum tahu lokasinya tak perlu kawatir karena kamu bisa memanfaatkan Google Map untuk mendapatkan rute menuju lokasi yang dapat dilihat di Foto arnando_yanni niaramdaniaa anis_azq nurayiddah pardianti17 agnestika18 rissa_fitriany maxone_jalanjalan rossa_eniDemikianlah informasi mengenai Bukit Baros Sukabumi yang dapat kami ulas, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian yang sedang mencari tempat tersebut. Jangan lupa mengunjungi kembali situs untuk melihat update tempat hits terbaru di kota-kota lain. Harga Tiket Rp Jam Operasional WIB, Alamat Kampung Cihuis, Sasagaran, Kebon Pedes, Kab. Sukabumi, Jawa Barat; Map Cek LokasiMeski kepopuleran destinasi wisata di Sukabumi tidak terlalu menonjol, namun potensi alam yang dimilikinya tak kalah menarik untuk dieksplor. Udaranya yang masih sejuk dan terjaga kelestariannya, dikatakan turt andil dalam meningkatkan ketertarikan wisatawan untuk berkunjung. Dari sekian banyak destinasi wisata, Bukit Baros bisa menjadi alternatif terbaik ketika ingin mencari berbagai spot Lebih Dekat Bukit BarosBerbagai Spot Cantik & Wahana Seru Untuk DicobaHarga Tiket Masuk & Jam Operasional Bukit BarosLokasi Wisata Bukit Baros SukabumiMengenal Lebih Dekat Bukit BarosImage Credit Google Maps Wayan LinduDibalik pesona alamnya yang menakjubkan, siapa sangka bila kawasan wisata ini dahulunya tidak cantik seperti sekarang. Sebab pada awalnya, lahan kosong ini difungsikan sebagai pabrik keju. Namun pada tahun 2017 lalu, tempat ini pun secara resmi diubah menjadi tempat wisata dan dapat dikunjungi oleh wisatawan umum. Sejak awal dibuka, antusias masyarakat sudah tinggi dan penasaran akan dahulu produk keju dari Sukabumi memang sudah cukup terkenal, sehingga tidak heran bila kawasan ini dulunya merupakan sebuah pabrik. Bahkan kepopuleran keju yang diolahnya, membuat kota ini diangkat menjadi destinasi wisata. Wisatawan yang berkunjung ke pabrik tersebut, diberi kesempatan untuk bisa melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan keju dari awal hingga hanya melihat proses pembuatan keju, namun pengunjung yang beruntung diperbolehkan ikut serta dalam proses pembuatannya secara langsung. Tentu saja hal ini menjadi daya tarik tersendiri, karena masyarakat umum bisa mendapatkan pengalaman dan ilmu baru saat berlibur. Dan tak lupa, mereka juga dipersilahkan untuk mencicipi keju olahan pabrik tersebut, serta menjadikannya sebagi buah tangan terbaik di bagi sebagian orang, pabrik bukanlah kawasan wisata yang bisa dinikmati. Namun pernyataan tersebut nampaknya kurang tepat, karena di pabrik ini justru pengunjung akan disuguhkan dengan pepohonan rindang nan menyejukkan. Usai belajar membuat keju, pengunjung bisa melepaskan penat di sekitar pabrik yang dikenal dengan pesona alamnya yang indah. Dijamin hari libur tidak akan membosankan, bahkan justru terasa lebih Spot Cantik & Wahana Seru Untuk DicobaImage Credit Google Maps Wayan LinduSelama berada di kawasan wisata ini, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan indah dari rindangnya pohon pinus yang menjulang tinggi. Karena alamnya masih terjaga dengan baik, tidak heran bila pengunjung bisa merasakan hawa sejuk nan menyegarkan khas pegunungan. Bahkan sinar mataharinya hanya bisa masuk lewat sela sela dedaunan, yang membuatnya tampak menarik untuk dijadikan sebagai spot hanya menawarkan keindahan dari pepohonan pinus semata, disini pengunjung bisa duduk santai di bawah pohonnya karena rerumputannya tumbuh subur. Jika dilihat dari kejauhan, rerumputan tersebut bak karpet berwarna hijau segar yang digelar di tengah tengah hutan pinus. Perpaduan warna coklat dan hijaunya dedaunan dan rerumputan, berhasil memberikan kesan nyaman nan pengunjung yang ingin duduk santai di area tersebut, bisa memanfaatkan fasilitas berupa jaring tali bisa ditemukan di sela sela pepohonan. Dengan bantuan jaring tali tersebut, pengunjung pun bisa duduk santai ataupun terbaring di atasnya. Di dalam hutan pinus tersebut, pengunjung juga bisa menemukan rumah pohon yang terbuat dari kayu. Tersedia pula tangga tangga kecil menuju rumah kayu tersebut, bagi yang ingin melihat keindahan dari hanya berjalan jalan santai di sekitar hutan pinus, karena pihak pengelola menyediakan sebuah kolam renang. Jika diperhatikan, kolam satu ini memang tampak sederhana namun memiliki bentuk unik. Didesain menyerupai angka 8, dimana kolam ini bisa digunakan oleh anak anak karena tidak terlalu dalam. Karena berlokasi di perbukitan, maka air dalam kolam terasa dingin nan tidak cepat bosan,pihak pengelola bahkan menyediakan berbagai spot menarik untuk menghasilkan foto kekinian. Dari sekian banyak spot cantik, benteng berwarna orange terang menjadi favoritnya. Benteng tersebut terdiri dari dinding batu dan terdapat sebuah kastil di bagian atasnya. Sebagai pemanis, tersedia beberapa pintu lebar yang bisa menjadi jalan masuk ke dalam benteng anda yang ingin menikmati pemandangan lebih puas, tidak ada salahnya untuk mencoba berkemah di area yang sudah disediakan. Satu tendanya bisa memuat hingga 3 orang dewasa sekaligus, sehingga sangat cocok jika datang secara rombongan. Di dalam tenda, sudah tersedia alas berupa matras empuk yang bisa digunakan sebagai tempat istirahat. Kehadiran matras tersebut, juga membantu pengunjung agar tidak merasa kawasan wisata alam ini pula, anda bisa melihat adanya perkebunan teh membentang luas khas daerah pegunungan. Kehadiran perkebunan teh tersebut, mampu menyegarkan pandangan sekaligus menenangkan pikiran. Tak hanya bisa memandangnya dari jauh, ternyata pengunjung diperbolehkan memasuki kawasan wisata dan mengambil gambar di sela sela tanamannya. Hanya saja, anda perlu berhati hati agar tidak merusak tanaman kebun teh, pengunjung juga disuguhkan dengan kebun kopi yang lokasinya tak jauh dari perkebunan teh. Pengunjung juga diperbolehkan berfoto diantara kebun kopi, karena memang pemandangannya terlihat begitu indah. Warna merah dari biji kopinya sendiri, menambah kesan manis pada pepohonannya. Meski diperbolehkan berfoto sepuasnya, ada baiknya tidak meninggalkan sampah sedikitpun ataupun memetik biji kopi secara Tiket Masuk & Jam Operasional Bukit BarosImage Credit Google Maps Saeful anwarMengetahui besaran harga tiket, merupakan hal sederhana namun cukup penting untuk diketahui. Dengan adanya informasi harga tersebut, pengunjung pun bisa memperkirakan banyaknya uang yang harus dipersiapkan untuk bisa menikmati pesona alam serta mencoba wahana seru. Dimana harga tiket ini, juga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk mengunjunginya di lain waktu atau harga tiket masuk menuju destinasi wisata ini dianggap tidak terlalu tinggi, karena setiap orang hanya perlu membayarkan sekitar 25 ribuan saja. Harga tersebut hanya berlaku pada hari senin sampai jum’at, sehingga perlu untuk menyiapkan dana tambahan apabila berkunjung di akhir pekan maupun saat musim libur tiba. Khusus untuk akhir pekan, pihak pengelola memberikan harga tiket masuk sekitar 45 ribuan per beroperasi mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore setiap hari, dimana pengunjung bisa berlibur hingga puas di kawasan wisata tersebut. Tidak ada salahnya datang sejak destinasi wisata ini dibuka, mengingat banyaknya wahana seru yang bisa dicoba. Bagi pengunjung yang ingin menikmati view berbeda, dierbolehkan menginap di tempat yang sudah disediakan. Diharapkan membantu pengunjung mendapatkan pengalaman liburan yang Wisata Bukit Baros SukabumiImage Credit Google Maps Wayan LinduSudah menentukan akan berlibur ke destinasi cantik satu ini ? Silahkan cari lokasinya yang berada di Kampung Cihuis, RT 11 RW 04, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jika berangkat dari pusat kota Sukabumi menggunakan kendaraan pribadi, nampaknya jarak tempuh perjalanan kurang lebih 7 kilometer tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit agar sampai di berbagai spot cantik nan kekinian, tingkat kepopuleran Bukit cantik satu ini kian meningkat setiap tahunnya. Tak hanya sekedar mengabadikan foto semata, karena disini pengunjung akan ditawarkan dengan berbagai aktifitas seru yang bisa dicoba. Biaya yang harus dikeluarkan pun tidak akan menguras isi dompet, sehingga banyak diminati oleh wisatawan yang menyediakan budget terbatas. Postingan ini kutulis tahun 2006, aslinya dulu di mp, linknya di sini Senin, Februari 20 lalu, aku ikutan “piknik” dari ex kantorku, rombongan ibu2 & pensiunan amembassy. Piknik kali ini mengunjungi pabrik keju Gouda “Natura ala Gouda” yang berlokasi di Bukit Baros, Sukabumi. Rombongan berangkat pukul agak telat memang, gara2 menunggu peserta yang terkena macet di daerah Cakung. Maklum, piknik di weekday…tapi ya begitulah kebiasaan di ex kantorku “amholiday” selalu dimanfaatkan untuk jalan2, mumpung weekday gitu lho..pastinya tarif apa2 lebih murah gitu.. Perjalanan ke Sukabumi memakan yang waktu kurang lebih 3 jam jadi tidak begitu terasa karena dapat teman2 ngobrol yang enak.. Ibu2 dari kompleksnya bu Anita..banyak bener ya bu pasukannya ? 10-an gitu..he he he Oh iya, ketemu lagi dengan mbak Asih, mbak Intan, mbak “Garuda”, sorry aku lupa namanya, mereka itu selalu setia ikutan piknik yang diadain bu Lien, ibu pikniknya amemb. Jam 11 kurang bus berhenti di suatu tempat di Sukabumi, aku ga paham di daerah mana, tanya punya tanya, ternyata kita harus tunggu jemputan dari pabrik, jadi akan ada mobil yang meng-escort, lumayan lama, ada kali 30 menit… Kali ini jalanannya agak2 bergelombang, naik-turun gitu.. Jam kami tiba di Bukit Baros, disambul dengan welcome drink ala Bukit Baros, es kelapa muda..duh sejuknya.. Kulongok meja makan sudah mulai ditata, ada nasi timbel, tahu tempe bacem, duhh bikin perut lapar aja 🙂 Ada 3 stand dan tentu saja yang paling banyak didatangi adalah standnya Natura, di situ dijual macam2 keju produksi Natura, ada juga kue kering spt kastengels, nastar keju, semprit keju dan snack macam cheese stick dan kue bawang.. Sepertinya ga mau ketinggalan, sudah banyak peserta yang mulai memesan keju, kuker ataupun snack. Stand lainnya adalah stand Bogasari dengan macaroni dan macam2 macaroni goreng. Lalu ada juga stand yang menjual minyak kayu putih, madu, dll. Sebelum visit ke pabriknya, kami diberi penjelasan mengenai proses pembuatan keju. Pak Yusak yang subur menerangkan proses pembuatan keju Gouda, kalau di Belanda, seekor sapi bisa menghasilkan 40 liter susu per harinya, tapi kalau di indo cuma 12 liter per harinya… Pasti tahu ya kenapa2nya.. Susu untuk pembuatan keju Gouda/Natura diambil dari sapi2 yang diternakkan penduduk di sekitar pabrik. Setiap harinya didapat kurang lebih 2000 liter susu. Dari jumlah tersebut, setelah diproses hanya 8%-nya yang menjadi keju, jadi sekitar 160 kg ya kalo ga salah… jadi no wonder kalau harga keju muahalll.. Proses pertama, susu yang telah diperah dan ditaruh dalam wadah khusus, dirandom check oleh lab. Yang dites adalah fisik susu tsb dari aromanya, rasa dan terakhir alcohol test untuk mengetahui bagus tidaknya susu tersebut. Proses berikutnya, susu ditempatkan di tong yang disebut “tube” eh, salah ga nulisnya ? maaf kalau salah untuk kemudian dilakukan proses pasteurisasi dengan suhu 65 derajat Celcius. Setelah dipasteurisasi, susu ditempatkan di wadah lain untuk didinginkan hingga suhunya menjadi 34 derajat Celcius. Proses pendinginan ini harus dilakukan dengan cepat supaya kandungan bahan2 dalam susu spt fat, protein, mineral, kalsium, vitamin tetap terjaga. Selanjutnya diberikan bahan penggumpal supaya susu menjadi padat. Pada proses ini diberikan bahan penggumpal yang disebut renet, yang notabene adalah bakteri, yang berfungsi mengubah laktosa menjadi laktat. Pada proses ini susu tidak boleh terkena guncangan sama sekali. Kalau terkena guncangan, kemungkinan besar akan gagal dengan suksesnya…Setelah kurang lebih 30 menit akan keluar cairan hijau kekuning2an. Setelah itu adonan padat di bawahnya dimasukkan ke cetakan2 besar. Jadilah keju..tapi keju ini masih tawar, jadi diperlukan perendaman di air garam dengan kadar ph 11-12% selama 24 jam untuk menjadikannya asin. Proses berikutnya adalah fermentasi, setelah direndam air garam, keju ditiriskan, setelah agak kering mulailah proses fermentasi. Keju ditempatkan di ruang khusus fermentasi. Selama proses fermentasi, keju harus dicheck setiap harinya untuk melihat apakah proses berlangsung dengan baik, juga untuk meyakinkan tidak ada bakteri perusak yang berpotensi menggagalkan keju… Soft cheese seperti Young Cheese adalah keju yang difermentasi selama 2 bulan. Jenis Middle, adalah keju yang telah difermentasi selama 3 bulan. Lebih dari 4 bulan jadilah Old Cheese. Keju Gouda/Natura ala Gouda Cheese memproduksi antara lain Young untuk roti, lasagna atau dimakan langsung Middle untuk campuran masakan atau makanan olahan seperti macaroni panggang, pastel dan lain-lain. Old untuk campuran kue kering. Cummin keju yang beraroma rempah dan khas biasa dihidangkan sebagai campuran makanan olahan atau teman crackers. Naturella soft cheese sejenis Mozarella cheese, digunakan untuk pizza, macaroni schotel, fungsinya untuk memberikan efek “sticky”.. Oh iya, sayangnya waktu akhirnya benar2 melihat pabriknya, kita hanya diperkenankan melihat dari atas dan tidak boleh masuk ke area pabrik. Pabriknya tidak begitu besar juga, untuk proses pasteurisasi, pencetakan sampai perendaman dalam air garam dilakukan dalam 1 ruangan. Untuk membuat naturella dan proses fermentasi dilakukan di ruangan lain. Sayangnya karena kakiku masih sakit jadi daku tidak bisa jalan jauh2 apalagi teman2 sekelompok rombongan dibagi menjadi beberapa kelompok karena tempat untuk melihat pabrik itu kecilllll banget..palingan muat 4-5 orang saja pada tidak interest untuk melihat proses fermentasi ataupun membuat naturella. Padahal aku ingin sekali lho melihatnya..hiks.. Secara keseluruhan acara kunjungan ke pabrik keju ini asyik banget, karena aku pada dasarnya suka banget ama keju. Apalagi daku sedang menekuni dan mencoba bikin juga kue2 berbahan dasar keju spt kastengels, cheese stick, cheese button, bolu kukus keju, dll. Tahukah Anda, di Indonesia juga terdapat pabrik pengolahan keju loh! Salah satunya di Desa Sasagaran, Baros, Sukabumi. Pabrik ini bernama Natura ala Gouda Cheese. Pabrik keju ini dikelola oleh CV Bukit Baros Cempaka BBC. Gouda yang merupakan nama label keju produksi BBC adalah sebuah kota di Belanda tempat asal ahli keju yang melatih di Bukit Baros Cempaka. Untuk menghasilkan keju ini, pengelola setempat menggunakan susu sapi Frisian Holstein yang didatangkan langsung dari Belanda. Sapi jenis ini dipilih karena bisa beradaptasi di alam Indonesia. Pengolahan pabrik keju tersebut layaknya home industri yang mirip dengan produk UMKM pada umumnya, serta banyak menggunakan tenaga manusia sehingga dapat memberdayakan warga sekitar. Proses pembuatan dilakukan dengan bahan yang alami dan mudah didapat yang tidak perlu menggunakan bakteri dan enzim seperti yang dilakukan pabrik-pabrik pada umumnya. Sesuai dengan tradisi penamaan keju yang berlaku di Belanda, ragam jenis keju ditentukan cara pembuatan yang identik dengan tempat asal pembuatannya. Di kawasan PT Bukit Baros Cempaka BBC, pengelola sudah menjalankan produksi pembuatan keju lebih dari 10 tahun dengan menggunakan susu sapi. Produk yang dihasilkan mulai dari keju, susu yoghurt, hingga ragam makanan olahan dari keju. Dimulai dari tong alumunium berukuran besar yang digunakan untuk mengaduk susu dengan bakteri menguntungkan lactobacillus dan enzim rennet atau renin. Pengolahan itu berfungsi untuk memecah protein susu dari air sehingga diperoleh pati susu yang dikenal dengan dadih. Dadih susu itu yang akan jadi bahan utama pembuatan keju. Bobot dadih yang diperoleh biasanya hanya 10 persen dari total susu yang digunakan. Jadi bisa dibayangkan, mengapa harga keju cukup mahal. Dadih susu itu kemudian dimuat dalam cetakan kotak, persis seperti pembuatan tahu. Dadih yang tercetak lalu direndam air garam dalam komposisi yang telah diatur sehingga nantinya diperoleh keju dengan rasa yang gurih dan nikmat. Dari sebuah mesin pengolahan, keju ini ditarik secara manual oleh pekerja dan dipotong-potong dalam ukuran tertentu. Keju itu kemudian dicetak dalam cetakan kotak plastik. Sementara keju gouda yang telah melalui proses perendaman air garam akan diperam dalam ruang dingin bersuhu 15-16 derajat celsius dengan tingkat kelembaban 80 persen. Lama pemeraman akan sangat menentukan tekstur keju yang dihasilkan dan penggunaannya dalam konsumsi. Untuk itu, dibagi atas tiga macam keju, yakni young cheese, middle cheese, dan old cheese. Young cheese yang tak lain keju muda ini memiliki usia pemeraman 1,5 bulan sampai 2 bulan, dengan tekstur lembut, sehingga bisa langsung dikonsumsi. Sebaliknya old cheese atau keju tua, usia pemeramannya bisa mencapai 8 bulan, dengan tekstur cukup keras sehingga cocok diolah untuk kue kering. Sementara middle cheese atau keju menengah, dengan usia pemeraman 4 bulan, memiliki tekstur lebih kenyal dibandingkan dengan keju muda, dan cocok sebagai bahan tambahan pada masakan. sya

pabrik keju bukit baros sukabumi